Talkshow Guru UKS/BK bersama Psikiater

Talkshow yang diadakan oleh guru UKS/BK bersama psikiater dr. Ina Dewi SP.KJ ini memiliki tujuan yang sangat penting, yakni meningkatkan pemahaman siswa dan staf mengenai kesehatan jiwa. Acara ini melibatkan MTS AS SYAMSI yang diwakili oleh Bapak M. Syaifudin dan berlangsung di SMPN 1 Puri, tempat yang strategis untuk menjangkau banyak siswa dan guru.
Dalam sesi ini, peserta mendapatkan wawasan mendalam tentang pentingnya kesehatan mental, cara mengenali gejala gangguan jiwa, serta strategi untuk menjaga kesehatan mental di lingkungan sekolah. Dr. Ina Dewi membagikan informasi mengenai berbagai jenis gangguan kesehatan mental yang umum terjadi pada remaja, seperti kecemasan, depresi, dan stres. Selain itu, beliau juga menjelaskan faktor-faktor yang dapat mempengaruhi kesehatan mental, seperti tekanan akademis, pergaulan sosial, dan perubahan hormonal.
Diskusi interaktif menjadi salah satu highlight acara ini, di mana siswa dan guru diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada dr. Ina Dewi tentang isu-isu yang sering dihadapi remaja. Hal ini tidak hanya membantu mengatasi rasa penasaran, tetapi juga memberikan solusi praktis bagi tantangan yang mereka hadapi sehari-hari. Pertanyaan yang diajukan mencakup cara mengatasi stres saat ujian, bagaimana berkomunikasi dengan teman yang mengalami masalah mental, serta tips untuk menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental di sekolah.

Kegiatan ini diharapkan dapat menciptakan lingkungan sekolah yang lebih peduli dan mendukung kesehatan jiwa siswa, mendorong mereka untuk lebih terbuka dalam membahas isu-isu kesehatan mental, dan menghilangkan stigma yang sering melekat pada gangguan jiwa. Dengan adanya talkshow ini, diharapkan siswa dan staf bisa saling mendukung dan berkolaborasi dalam menciptakan suasana sekolah yang sehat, aman, dan nyaman bagi semua. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi langkah awal bagi sekolah untuk merancang program-program lanjutan yang berfokus pada kesehatan mental, seperti workshop, seminar, dan kelompok dukungan bagi siswa.
